Senin, 30 Maret 2020

Belajar Tentang Ventilator dan Fungsinya

Belajar Tentang Ventilator dan Fungsinya - Jakarta, Indonesia - Demi memerangi pandemi virus corona, negara-negara di seluruh dunia kini berebut alat kesehatan dalam upaya memerangi virus Corona.

Kebutuhan  masker, alat pelindung diri dari (ADP), hingga  ventilator sangat tinggi dan memaksa produksi yang tanpa henti.

Pemerintah Indonesia telah mendatangkan 100 ventilator, atau alat bantu pernapasan, untuk dikirim ke beberapa rumah sakit rujukan untuk kasus Covid-19. Pemerintah juga menyatakan bahwa setiap rumah sakit rujukan sudah memiliki Ventilator, dan dinyatakan siap pakai.

BACA JUGA : Belajar Tentang Virus Hanta Yang Tak Menular Antar-Manusia

Apa sebenarnya Ventilator?

Ventilator adalah mesin yang berfungsi untuk menunjang atai membantu pernapasan seseorang. Melalui alat ini, pasien yang sulit bernapas sendiri akan dibantu untuk mendapatkan udara dan bernapas seperti orang normal.

Mengutip Alodokter, mesin ventilator akan mengatur proses menghirup dan menghembuskan napas pada pasien. Ventilator akan memompa udara selama beberapa detik untuk menyalurkan oksigen ke paru-paru pasien, lalu berhenti memompa agar udara keluar dengan sendirinya dari paru-paru.

"Alasan mengapa saat ini adalah saat krisis adalah karena tanpa ventilator, pasien (Covid-19) akan meninggal", kata Prof. David Story, deputi direktur Pusat Perawatan Terpadu Universitas Melbourne, seperti dikutip dari The Guardian.

Hal senada diluangkapkan oleh Sarath Rangantahan, profesor sekaligus anggota dewas Lung Foundation Australia.

"Pengalaman di Italia dan Spanyaol, dan pemodelan yang digunakan oleh ahli matematika di seluruh dunia, menunjukan jumlah orang yang akan menjadi sakit kritis denfan Covid-19 akan sangat melibihi kapasitas perawatan yang menggunakan bantuan pernapasan. Tanpa akses ke Ventilator, banyak pasien yang bisa selamat dari infeksi akan meninggal. "Ujarnya.

Keperluan penggunaan ventilator

Sebelum memutuskan penggunaan ventilator, dokter akan melihat apakah pasien, memiliki kesulitan atau kegagalan dalam bernapas, seperti naiknya ritme napas, pasien kemudian akan terlihat tertekan, dan CO2 dalam darah naik. Menurut Story, kecepatan pernapasan normal adalah sekitar 15 napas per menit, dan jika kecepatannya menjadi sekitar 28 kali semenit, id adalah sinyal bahwa ventilator mungkin diperlukan.

Story mengatakan bahwa pada pasien Covid-19 yang parah, suatu kondisi yang disebut sindrom gangguan pernapasan akut (acute respiratory distress syndrome atau Ards) yang mengancam jiwa bisa muncul, yang membutuhkan ventilator untuk memberikan volume oksigen.

Pemasangan Ventilator

Ventilator dalam upaya penangan pasien Covid-19 sangat penting, karen Covid-19 adalah penyakit yang menyerang paru-paru yang merupakan organ pernapasan terpenting.

                
Bola Mata Najwa Mengupas Tuntas Seputar Bola, Dari Jadwal, Prediksi, Sampai Hasil Pertandingan Berbagai Macam Liga Pertandingan Bola Di Dunia. Mata Najwa Juga Rekomendasikan Situs Agen SBOBET Terpercaya Di Indonesia Yang Bernama BOLA206

Tidak ada komentar:

Posting Komentar