Jumat, 05 April 2019

Tindakan Rasis Yang Menimpa Kean , di Kutuk Macini


Dukungan untuk wonderkid Juventus, Moise Kean, yang jadi korban selanjutnya dari tindakan rasisme terus mengalir hingga sekarang. Kali ini datang dari mulut Roberto Mancini, yang dengan keras mengutuk tindakan tak terpuji tersebut.

Kean mendapatkan ejekan hampir di sepanjang pertandingan kala membela Juventus melawan Cagliari dalam laga lanjutan Serie A pada Rabu (3/4). Ejekan tersebut semakin keras setelah sang pemain melakukan selebrasi yang dianggap provokatif usai mencetak gol.

Cagliari sendiri ogah dianggap sebagai pelaku, bahkan membela fans setianya yang memadati Sardegna Arena pada saat itu. Bahkan sang presiden, Tommaso Giulini, bahkan menuduh Kean sebagai penyebab utama karena melakukan selebrasi yang dinilai provokatif tersebut.

Dukungan untuk Kean terus mengalir, kali ini datang dari Roberto Mancini yang baru saja memberikan kesempatan kepada sang pemain untuk bersinar di pentas internasional. Ia mengutuk tindakan rasisme dan berharap takkan terjadi lagi di masa mendatang.

"Sikap yang digunakan terhadap Kean tak bisa diterima," ujar Mancini dikutip dari Football Italia. "Perilaku rasis harus distimatisasi agar tak terjadi lagi. Posisinya harus ditegaskan. Kami juga harus kuat agar hal seperti ini tak lagi terjadi," sambungnya.

"Kean masih anak-anak. Mungkin di waktu selanjutnya ia takkan berselebrasi seperti itu, tapi dia mungkin merasakan tekanan," lanjutnya.

Sementara itu, Leonardo Bonucci sedang diterpa badai kritikan menyusul omongannya yang bernada tidak mendukung rekan setimnya tersebut. Ia berkata bahwa Kean juga turut salah karena melakukan selebrasi 'provokatif' itu.


BACA JUGA : JADWAL PERTANDINGAN BOLA HARI INI !

Jelas, sikap yang ditunjukkan Bonucci bisa berdampak negatif pada Italia yang sedang berupaya kembali menempatkan diri sebagai salah satu negara hebat di sepak bola. Mancini sendiri melihat kasus itu sebagai bentuk dari kesalahpahaman semata.

"Saya pikir [perkataan] Bonucci disalahpahami. Sekarang terlihat yang paling penting adalah kontroversi antara Balotelli dan Bonucci, ketimbang apa yang terjadi di atas lapangan," tambahnya.

"Kami harus memastikan hal seperti ini tidak akan terjadi lagi. Sebagai tim nasional, kami akan melihat apakah ketiganya bisa dipanggil," tandasnya.

Bonucci sendiri telah membuat klarifikasi soal pernyataannya soal kasus yang menimpa Kean. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak ada bermaksud untuk mendukung tindakan rasisme walaupun mengkritik selebrasi dari rekan setimnya itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar